Simulasi Perhitungan Pemakaian Listrik Genset

Aplikasi sederhana ini digunakan untuk menghitung daya aktif, energi produksi bruto dalam kWh, beban tertinggi dalam MW, dan estimasi pemakaian genset selama beberapa bulan.

Input Data Genset

Diisi sesuai nameplate genset. Contoh: 665 kVA.
Diisi berdasarkan arus saat genset digunakan. Satuan: Ampere.
Untuk genset 3 fasa biasanya 380–400 Volt. Untuk 1 fasa biasanya 220 Volt.
Jika tidak ada data aktual, umumnya genset memakai faktor daya 0,8.
Untuk genset industri umumnya gunakan 3 fasa. Pilihan 2 kabel fasa berarti beban dipasang antar dua fasa dari sistem 3 fasa.
Contoh: jika genset hanya digunakan 1 hari dalam 1 bulan, isi 1.
Contoh: jika genset hanya digunakan 1 jam dalam sehari, isi 1.
Jumlah bulan yang ingin dihitung. Contoh: 6 bulan.

Hasil Perhitungan

Daya Aktif Saat Pemakaian

-

Beban Tertinggi Aktual

-

Total Energi Produksi Bruto

-

Beban Maksimal Genset

-

Persentase Pemakaian Kapasitas

-

Total Jam Operasi

-

Rincian Produksi Energi per Bulan

Bulan Arus Daya Aktif Jam Operasi Energi Bruto
Klik tombol hitung untuk menampilkan data.

Rumus yang Digunakan

1. Daya aktif 1 fasa

P = (V × I × cos φ) / 1000

2. Daya aktif 3 fasa

P = (√3 × V × I × cos φ) / 1000

3. Daya aktif 2 kabel fasa / antar fasa

P = (V line-line × I × cos φ) / 1000

4. Energi listrik / produksi bruto

E = P × t

5. Beban maksimal berdasarkan kapasitas genset

P maks = kVA × cos φ

6. Konversi kW ke MW

MW = kW / 1000
Catatan: Untuk laporan genset, sistem yang paling umum digunakan adalah 3 fasa. Jika data faktor daya aktual tidak tersedia dari panel genset, nilai 0,8 dapat digunakan sebagai asumsi standar berdasarkan faktor daya nominal genset.